Investor Arab Kucurkan Dana Rp4 Triliun untuk Bangun Mal dan Perkantoran di IKN

- Penulis Berita

Rabu, 28 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Progress IKN Nusantara 2026

Progress IKN Nusantara 2026

IKNTIMES.COM — Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali mencatatkan langkah penting dalam menarik investasi asing. Kali ini, lembaga pengelola IKN resmi bekerja sama dengan investor asal Uni Emirat Arab (UEA) untuk mengembangkan kawasan terpadu atau mixed use di jantung ibu kota baru Indonesia.

Perusahaan konstruksi dan pengembang properti Ayedh Dejem Group menyatakan komitmennya menanamkan investasi senilai sekitar Rp 4 triliun. Dana tersebut akan dialokasikan untuk pembangunan pusat perbelanjaan, kompleks perkantoran, area komersial, hingga fasilitas ibadah di kawasan strategis IKN.

Kesepakatan ini ditandai melalui penandatanganan perjanjian kerja sama antara Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN, Sudiro Roi Santoso, dengan Chairman Ayedh Dejem Group, Syeikh Ayedh Dejem. Prosesi penandatanganan berlangsung pada Jumat, 23 Januari 2026.

Sudiro menyampaikan apresiasinya atas rampungnya kesepakatan pengalokasian lahan yang dinilai strategis bagi pengembangan kawasan inti pemerintahan.

“Alhamdulillah pada hari ini, tanggal 23 Januari, OIKN bersama-sama Ayedh Dejem telah berhasil menandatangani perjanjian kesepakatan pengalokasian lahan di luasan sebesar 9,7 hektar,” ujar Sudiro dalam keterangannya, dikutip Minggu (25/1/2026).

Meski kerja sama telah disepakati, Sudiro menjelaskan bahwa proyek tersebut belum langsung memasuki tahap konstruksi. Saat ini, pengembangan masih akan difokuskan pada perencanaan detail, pengurusan perizinan, serta proses lelang kontraktor.

Ia memproyeksikan pembangunan fisik baru akan dimulai pada pertengahan 2027 dan berlangsung secara bertahap hingga lima tahun berikutnya.

“Perkiraan nilai investasi sebesar kurang lebih Rp4 triliun yang akan diawali dengan perencanaan melalui pendetailan di perencanaan kemudian proses perizinan dan juga proses pelelangan kontraktor selama kurang lebih selambat-lambatnya satu setengah tahun sejak tanggal penandatangan perjanjian,” tambahnya.

BACA JUGA:  Rencana 500 Relawan ke IKN Nusantara Dikritik oleh Tim Prabowo

Investasi ini merupakan hasil dari proses panjang yang menunjukkan keseriusan kedua pihak. Sebelum penandatanganan perjanjian, Ayedh Dejem Group telah melakukan kunjungan langsung ke kawasan IKN serta menandatangani Non-Disclosure Agreement (NDA) pada 8 Mei 2025.

Chairman Ayedh Dejem Group, Syeikh Ayedh Dejem, mengungkapkan bahwa keputusan berinvestasi di IKN didorong oleh optimisme terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia dan potensi besar ibu kota baru.

“Pertumbuhan yang signifikan dalam perekonomian Indonesia. Dan Insyaallah ekonomi (di IKN) tumbuh pesat, sehingga membutuhkan proyek yang besar untuk memenuhi kebutuhan,” ujarnya.

Dalam kerja sama ini, Ayedh Dejem Group akan memanfaatkan lahan seluas 9,7 hektare yang berada di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) 1A. Lokasinya dinilai sangat strategis karena bersebelahan langsung dengan Plaza Bhinneka Tunggal Ika.

BACA JUGA:  Begini Menurut OIKN Mengenai Peta Jalan Pendidikan IKN untuk Generasi Menuju Indonesia Emas

Di atas lahan tersebut, pengembang asal UEA itu berencana membangun kompleks perkantoran modern, area komersial terpadu, pusat perbelanjaan, serta masjid sebagai fasilitas pendukung kawasan.

“Bidang kami adalah pengembang real estat. Melihat populasi dan ukuran negara Indonesia yang besar, serta posisi kami dari Dubai yang berada di antara 20 ekonomi terbesar dunia, kami sangat mengharapkan pertumbuhan yang signifikan di bidang pengembangan real estat di Nusantara,” tambah ia.

Masuknya investasi besar dari Timur Tengah ini sekaligus memperkuat posisi IKN sebagai magnet baru bagi investor global, khususnya di sektor properti dan pengembangan kawasan terpadu.

Slot dana

Berita Terkait

Irianto Lambrie Tegaskan IKN Kunci Pemerataan Ekonomi di Luar Jawa
Pertemuan Strategis IKN–Sarawak Bahas Penerbangan Baru hingga Jalur Kereta Lintas Negara
Ini Dampak pada Tubuh Saat Berhenti Merokok dari Jangka Pendek hingga Panjang
Arsitek Zaman Now Dituntut Melek Teknologi dan Siap Hadapi Tantangan Global
Polemik Tanah Gratis di IKN, Basuki Hadimuljono Tegaskan Hanya untuk Kedutaan
Warga Karang Joang Gugat Kontraktor Jalan Tol IKN Akibat Kerusakan Rumah dan Banjir
Bird Race Perdana di Kalimantan, Otorita IKN Perkenalkan Keanekaragaman Hayati Nusantara
Otorita IKN Usulkan Lahan Gratis untuk Kedutaan Besar, Ini Rinciannya
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 13:18 WITA

Irianto Lambrie Tegaskan IKN Kunci Pemerataan Ekonomi di Luar Jawa

Rabu, 28 Januari 2026 - 21:57 WITA

Investor Arab Kucurkan Dana Rp4 Triliun untuk Bangun Mal dan Perkantoran di IKN

Jumat, 12 Desember 2025 - 22:13 WITA

Pertemuan Strategis IKN–Sarawak Bahas Penerbangan Baru hingga Jalur Kereta Lintas Negara

Selasa, 29 Juli 2025 - 15:02 WITA

Ini Dampak pada Tubuh Saat Berhenti Merokok dari Jangka Pendek hingga Panjang

Sabtu, 22 Februari 2025 - 09:56 WITA

Polemik Tanah Gratis di IKN, Basuki Hadimuljono Tegaskan Hanya untuk Kedutaan

Berita Rekomendasi

Irianto Lambrie Tegaskan IKN Kunci Pemerataan Ekonomi di Luar Jawa

Berita IKN Terkini

Irianto Lambrie Tegaskan IKN Kunci Pemerataan Ekonomi di Luar Jawa

Sabtu, 31 Jan 2026 - 13:18 WITA

Ilustrasi. Berhenti merokok. (Foto: Dok. Sasirin Pamai's Image)

Berita IKN Terkini

Ini Dampak pada Tubuh Saat Berhenti Merokok dari Jangka Pendek hingga Panjang

Selasa, 29 Jul 2025 - 15:02 WITA